Minggu, 17 Februari 2013

Satu Untuk Semua: tolong di baca

Satu Untuk Semua: tolong di baca: Jika maTa aDaLah cAhAyA… mAkA haTi aDaLah PeRmaTa... SaaT bAhAgiA MeRoNa... mAkA TaWa aDaLaH waRna… JiKa sEnYUm aDaLaH ibAdAh… mUnGki...

tolong di baca


Jika maTa aDaLah cAhAyA…
mAkA haTi aDaLah PeRmaTa...
SaaT bAhAgiA MeRoNa...
mAkA TaWa aDaLaH waRna…
JiKa sEnYUm aDaLaH ibAdAh…
mUnGkin “CINTA” aDaLaH AnUgRaH…
Aku Suka Kamu...

adarajinga


Adarajinga


Kutatap matamu...
Mata yang berbengis menolak ku
Membantingkan tolehan kepalamu
Seolah olah engkau di tatap oleh iblis yang mengikutimu
          Kau tak melihat mataku...
          Mata yang memancarkan balaskasihan
          Memendam keinginan...
          Keinginan melihat cinta di matamu
Langkahmu begitu cepat
Pergi dengan amarahmu yang membara
Meninggalkan diriku yang terpaku di belakangmu
Menolak semua ucapan dan nyanyianku.

Kamis, 24 Januari 2013

Puisi Kertas Dan Pena


Kertas dan Pena

Ku lihat kau dari tempat terindah
Terindah dari semua asmara
Menari-nari ria...
Di dalam jiwa yang gelap gulita
     Kutatap mata mu...
Penuh aura yang membahana
Menyelam dalam mimpi dan cinta
Tenggelam dalam alunan sukma jiwa
Ku dekap erat tangan mu
Ku letak kan di dada ku
Kau rasa kan alunan detak jantungku
Aku butuh belayanmu
     Karena,aku hanya kau
     Aku bukan lah dia
Aku lemah,dan
Aku butuh cinta dari mu eka...


By: eko prasetyawan

puisi untuk eka dari eko


Kenangan Biru
Di kota ini...
Telah tersemai benih asa
Sebuah kenangan tak mampu ku buang
Lalu ku bawa hati yang masih luka ini
Imelga menjelma...meronta...memburu kalbu
Memangut bunga-bunga rindu nan syahdu

Di ingatan ku...hanya ilusi menerangi sukma
Mencumbui perasaan yang terbelenggu
Alunan irama gontai gemuruh
Menyibakkan segala takbir kelabu

Wajahmu...
Tak kan terlupakan oleh ku
Yang selama ini terukir dalam benak ku
Kini dirimu terlalu jauh untuk lamunan ku
Walaupun hanya untuk di kenang


Untuk dirimu yang tak mungkin ingat lagi pada diriku yang membuat mu risau pada waktu yang lalau,dan puisi ini ku persembahakan untuk  eka suheriana yang jauh di seberang sana.

Puisi pengharapan


Bunga mawar yang layu
Ku tunggu...
Di antara rintikan hujan yang datang
Tik..tik...tik...
Menghujam kencang ke atap hati yang bolong
    Tercekik oleh aura yang kejam
    Menggulung dan membanting
    Tubuh yang kurus ceking...
    Menggengam setangkai mawar...
Memudarkan pandangan mata
Mata hati dan kepala
Seolah olah tersayat pedang kesatria
Yang memeluk erat cintanya.

EKO PRASETYAWAN